PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (6/8/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.
Potensi hujan hanya terjadi di sejumlah wilayah pada pagi hingga sore hari, sementara jumlah titik panas (hotspot) di Riau kembali meningkat menjadi 45 titik.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Pelalawan.
“Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir. Sementara pada malam hingga dini hari, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan,” ujarnya.
BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada hari ini. Suhu udara diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–99 persen.
Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
“Di wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5-1,25 meter atau kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran masih relatif aman,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat total 453 hotspot di Pulau Sumatera. Sebaran titik panas meliputi Sumatera Selatan sebanyak 195 titik, Lampung 77 titik, Bangka Belitung 65 titik, Riau 45 titik, Jambi 29 titik, Kepulauan Riau 18 titik, Bengkulu delapan titik, Sumatera Barat tujuh titik, Sumatera Utara lima titik, dan Aceh empat titik.
“Di Provinsi Riau, Kabupaten Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 16 titik. Disusul Kabupaten Indragiri Hulu 14 titik, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak masing-masing empat titik, Kabupaten Kuantan Singingi tiga titik, Kabupaten Kampar dua titik, serta Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Dumai masing-masing satu titik,” urainya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.
Meskipun peluang hujan masih ada di beberapa wilayah, jumlah hotspot yang terus meningkat menunjukkan kondisi kekeringan di sejumlah daerah masih perlu diantisipasi.













