PEKANBARU – Semangat silaturahmi dan persatuan Melayu menggema dalam kegiatan Halal Bihalal akbar yang digelar Laskar Melayu Bersatu Nusantara (LMB Nusantara) di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen laskar Melayu dari seluruh Provinsi Riau.
Sejumlah tokoh penting tampak hadir, di antaranya Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikhram Jamil, Majelis Pembina LMB Nusantara Purn. Letnan Kolonel Datuk Said Amir Hamzah, Datuk Sutan Sati Batuah, serta perwakilan berbagai organisasi laskar Melayu seperti Laskar Melayu Pesisir Riau (LMPR), Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB), Rumpun Melayu Riau Bersatu (RMRB), Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FPBLK), Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR), Laskar Hulubalang Melayu Riau (LHMR), dan Relawan Rakyat Bahagia (RRB).
Turut hadir pula perwakilan pemerintah daerah, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau H. Bobby Rahmat, S.STP., M.Si., Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Surya Dinata, S.Sos., serta perwakilan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.
Panglima Utama LMB Nusantara, Datuk Besar Muhammad Uzer, menegaskan bahwa Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi saling memaafkan di bulan Syawal, melainkan momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan kebangkitan bangsa Melayu.
“Menjamurnya laskar Melayu di Riau bukan pertanda perpecahan, melainkan bukti kebangkitan untuk menjaga marwah bangsa. Semangat juang Melayu hari ini semakin tumbuh dan menguat,” ujarnya.
Ia menambahkan, persatuan Melayu menjadi kunci dalam menjaga kehormatan adat dan negeri.
“Kalau Melayu bersatu, negeri bermarwah. Hari ini kita tunjukkan bahwa laskar Melayu solid, siap bersinergi menjaga Riau yang beradat, bersyariat, dan bermartabat,” tegasnya yang disambut pekik takbir para hadirin.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Riau H. Robby Rahmat mengapresiasi peran organisasi kemasyarakatan Melayu sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketertiban sosial serta melestarikan nilai-nilai budaya.
“Pemerintah membutuhkan organisasi daerah yang benar-benar hadir di tengah masyarakat. Sinergi ini harus terus dijaga agar kita tidak terpecah oleh perbedaan,” ujarnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi internal LMB Nusantara dalam menyongsong agenda organisasi ke depan, termasuk penguatan peran laskar dalam menjaga falsafah adat “adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah”.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Tradisi saling bersalaman dalam suasana Halal Bihalal mempererat ukhuwah antarlaskar, yang kemudian ditutup dengan makan bersama.
Ratusan anggota laskar yang hadir membubarkan diri dengan tertib sambil meneriakkan yel-yel kebanggaan:
Bergerak, Berdaulat, Bermarwah, Allahu Akbar.















