Republikmata.co.id, Kampar – Hingga pertengahan Juni 2026, rincian penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap I Tahun 2026 di SD Negeri 015 Sumber Makmur, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, belum terlihat pada sistem informasi publik yang dapat diakses masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, sekolah tersebut tercatat menerima Dana BOS Tahap I sebesar Rp93.150.000 dengan jumlah peserta didik sebanyak 207 siswa. Namun, pada kolom rincian penggunaan anggaran masih belum tersedia laporan realisasi penggunaan dana.
Saat dikonfirmasi, Kepala SDN 015 Sumber Makmur, Sri Nuryanti, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melaksanakan proses pelaporan sesuai mekanisme yang berlaku.
“ARKAS sudah kami entri. Di Simpelbos juga sudah. Kalau datanya tidak masuk ke aplikasi itu, saya kurang tahu. Mungkin belum ter-update,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Sri Nuryanti juga menyebutkan bahwa laporan yang telah diinput oleh pihak sekolah telah melalui proses verifikasi oleh Dinas Pendidikan.
“Oleh dinas juga sudah diverifikasi,” katanya.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyebab belum tampilnya data penggunaan Dana BOS pada sistem informasi publik, meskipun pihak sekolah menyatakan laporan telah selesai diinput dan telah diverifikasi.
Transparansi penggunaan Dana BOS merupakan bagian dari upaya keterbukaan informasi dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Karena itu, kejelasan data yang ditampilkan pada sistem informasi publik menjadi penting agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai penggunaan dana yang bersumber dari anggaran negara.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai penyebab belum munculnya rincian penggunaan Dana BOS tersebut pada sistem informasi publik.













