PEKANBARU – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, akhirnya angkat bicara terkait isu yang berkembang di tengah masyarakat dan kalangan wartawan mengenai dugaan adanya permintaan untuk menghentikan pemberitaan negatif terhadap kinerja Lapas Kelas IIA Pekanbaru sebagai syarat dilakukannya Restorative Justice (RJ).
Maizar menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Isu yang berkembang itu tidak benar. Tidak ada permintaan untuk menghentikan pemberitaan negatif terhadap Lapas maupun Ditjenpas Riau sebagai syarat RJ,” tegasnya saat dikonfirmasi Redaksi Republik Mata. Rabu (25/3/2026).
Ia juga memastikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penyelesaian melalui Restorative Justice, termasuk dalam perkara yang melibatkan oknum wartawan Edi Lelek dengan Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto.
“Saya selaku Kakanwil Ditjenpas Riau mendukung penuh adanya RJ dari kedua belah pihak, termasuk antara saudara Edi Lelek dan Kalapas IIA Pekanbaru, Bapak Yuniarto. Ini langkah baik untuk menyelesaikan persoalan secara damai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maizar menegaskan bahwa Ditjenpas Riau tidak anti terhadap kritik. Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat maupun insan pers justru menjadi bahan evaluasi penting bagi institusi untuk terus berbenah.
“Kami tidak anti kritik. Justru dengan adanya kritik dari masyarakat, itu menjadi masukan bagi kami untuk terus melakukan pembenahan ke arah yang lebih baik,” jelasnya.
Terkait isu peredaran narkoba di dalam lapas, Maizar menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas apabila ditemukan bukti yang konkret.
“Kalau memang ada bukti konkret terkait peredaran narkoba di dalam lapas, tentu akan kita tindak dengan tegas. Bahkan jika ada pejabat atau pegawai yang terlibat, saya pastikan akan diberikan sanksi berat,” tegasnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Maizar berharap agar proses Restorative Justice dapat berjalan dengan baik, terlebih dalam momentum suasana Hari Raya Idulfitri yang identik dengan saling memaafkan.
“Kita berharap RJ ini bisa terlaksana dengan baik. Apalagi ini masih dalam suasana Lebaran, momen untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan,” pungkasnya.
Selain itu, Maizar juga menyampaikan rencana pihaknya untuk mempererat hubungan dengan insan pers di Riau dalam waktu dekat.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini Ditjenpas Riau akan mengundang rekan-rekan insan pers untuk bersilaturahmi dalam suasana Lebaran. Nantinya kami juga akan menghadirkan seluruh Kepala Rutan di Riau,” tutupnya.















