Jakarta – Dukungan penuh datang dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Kabinet Merah Putih Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc terhadap gelaran nasional Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang.
Dalam pernyataannya, Menteri Kebudayaan tersebut menegaskan komitmen dan apresiasinya terhadap upaya generasi muda dalam menghidupkan kembali warisan budaya Melayu yang kaya dan berakar kuat di Nusantara. Ia bahkan menyatakan rencananya untuk hadir langsung dalam perhelatan akbar tersebut. (28/04/2026).
“Saya sangat mendukung kegiatan Kenduri Akbar Melayu Nusantara dan insyaallah akan hadir pada bulan Agustus mendatang. Saya bangga dan semangat melihat anak-anak muda yang mampu menghidupkan kebudayaan leluhur Melayu Nusantara,” ujarnya penuh optimisme disela pertemuan dengan Panitia Bersama di Gedung Kementerian Kebudayaan Jakarta.
Lebih dari sekadar seremoni budaya, Fadli Zon menekankan bahwa momentum ini harus menjadi titik kebangkitan kesadaran kolektif masyarakat. Ia berharap, kegiatan ini mampu membuka mata masyarakat Riau dan Indonesia secara luas untuk lebih menghargai, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki daerah.
“Ini momentum untuk kebangkitan dan kesadaran masyarakat Riau terhadap budaya melayu, walaupun mereka anak-anak muda di era digital ini, tapi mereka tidak melupakan adat istiadat dan warisan kebudayaan Melayu Nusantara,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Panglima Barisan Muda sekaligus bagian dari Panitia Bersama, Indra Gunawan, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Menteri Kebudayaan.
“Ini adalah kehormatan sekaligus penyemangat luar biasa bagi kami para panitia dan pemuda Melayu. Dukungan dari Pak Menteri menjadi bukti bahwa gerakan kebudayaan yang kami bangun tidak sia-sia. Ini bukan sekadar event, tapi gerakan kebangkitan jati diri Melayu,” tegas Indra Gunawan.
Senada dengan itu Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau Putra Rezeky menambahkan bahwa panitia bersama yang terdiri dari kolaborasi antara Laskar Melayu Bijuangsa (LMB) Nusantara dan Laskar RMRB dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berkomitmen menjadikan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 sebagai momentum bersejarah yang tidak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga berdampak nyata dalam pelestarian budaya, penguatan ekonomi kreatif, serta memperkenalkan Riau sebagai pusat peradaban Melayu.
Dengan sinergi antara pemerintah dan kekuatan pemuda, Putra optimis event ini akan menjadi tonggak baru dalam mengangkat marwah budaya Melayu ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Tentunya kami para pemuda – pemudi Riau sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi dari berbagai elemen yang ada, termasuk pihak Pemerintahan maupun swasta, demi sukseskan event nasional Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 pada Agustus nanti,” harapnya.***















