Scroll untuk baca artikel
Example 600x300
Kabupaten Kampar

Diduga Dalam Kawasan Hutan Produksi Konversi, Sungai Hijau Kampar Menjamur Jadi Lokasi Wisata

190
×

Diduga Dalam Kawasan Hutan Produksi Konversi, Sungai Hijau Kampar Menjamur Jadi Lokasi Wisata

Sebarkan artikel ini

Republikmata.co.id, KAMPAR – Kawasan Sungai Hijau yang berada di Kabupaten Kampar kini menjelma menjadi destinasi wisata alam yang ramai dikunjungi masyarakat. Keindahan aliran sungai berwarna kehijauan, dikelilingi kawasan hutan, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal, khususnya pada akhir pekan dan hari libur.

Namun di balik pesona alam tersebut, muncul pertanyaan serius terkait status kawasan Sungai Hijau. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi wisata Sungai Hijau diduga berada di dalam kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK).

Example 600x300

Fakta ini menimbulkan sorotan publik, mengingat pemanfaatan kawasan hutan memiliki aturan hukum yang ketat.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa di sepanjang aliran Sungai Hijau kini telah berdiri berbagai fasilitas wisata, seperti pondok-pondok, area parkir, hingga wahana rekreasi air. Sayangnya, belum terlihat secara jelas papan informasi atau dokumen perizinan resmi yang menunjukkan legalitas pengelolaan wisata di kawasan tersebut.

“Kalau memang ini kawasan hutan, seharusnya ada izin resmi. Jangan sampai alam dirusak atas nama wisata,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sesuai ketentuan perundang-undangan, pemanfaatan kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) untuk kegiatan wisata hanya diperbolehkan apabila telah mengantongi izin pemanfaatan jasa lingkungan dari instansi berwenang serta tidak mengubah fungsi utama kawasan hutan.

Apabila dilakukan tanpa izin, aktivitas tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Kehutanan dan dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi kehutanan segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Penertiban dinilai perlu dilakukan agar pengelolaan wisata Sungai Hijau berjalan sesuai aturan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. (***)

Example 600x300
error: Content is protected !!