RepublikMata.co.id – Dumai.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik terbaru bertajuk LENTERA (Layanan Edukasi Tani dan Ternak).
Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memicu regenerasi petani muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Program LENTERA merupakan bentuk pengembangan berkelanjutan dari inovasi Agro Eduwisata Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bukit Kapur yang telah berjalan sejak tahun 2021.
Dalam pengembangannya, inovasi ini mengintegrasikan subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, serta kawasan Agrowisata Pelintung ke dalam satu wadah rekreasi edukatif yang terpadu.
Didampingi langsung oleh koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai Samsul Huda, S.P
Peluncuran inovasi LENTERA dilatarbelakangi oleh kondisi riil di lapangan, di mana minat generasi muda khususnya anak-anak usia dini dan pelajar terhadap dunia pertanian dan peternakan masih relatif rendah. Sektor pertanian sering kali dipersepsikan kurang menarik dan belum adaptif terhadap dunia anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut Samsul Huda juga Menyampaikan,” pemanfaatan aset lahan percontohan milik daerah dan penyampaian materi penyuluhan yang ramah anak membutuhkan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur. Ucapnya
” LENTERA hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menggabungkan metode pembelajaran luar ruangan (outdoor learning) dan digitalisasi alur manajemen pelayanan publik.
Tujuan utama dari inovasi ini berfokus pada tiga pilar yaitu Edukasi Interaktif: Mengenalkan dunia pertanian dan peternakan secara langsung kepada pelajar untuk menumbuhkan ikatan emosional terhadap alam dan sumber pangan sejak dini.
” Optimalisasi Aset: Memanfaatkan lahan percontohan BPP Bukit Kapur dan kawasan Agrowisata Pelintung sebagai wahana rekreasi edukatif yang produktif. Digitalisasi Pelayanan: Mengintegrasikan manajemen alur kunjungan dan materi penyuluhan berbasis digital agar lebih transparan, mudah diakses, dan modern.
” Secara harfiah dan filosofis, nama LENTERA mengusung makna sebagai penerang pengetahuan bagi masyarakat. Melalui program ini, edukasi pertanian tidak lagi disajikan secara kaku, melainkan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan menginspirasi.
Melalui keberlanjutan program LENTERA, DKPP Kota Dumai optimistis mampu mencetak generasi baru yang peduli pada sektor pangan, sekaligus menjadikan BPP Bukit Kapur sebagai pusat percontohan edukasi pertanian terpadu yang adaptif di era digital. tutup Samsul Huda













