Scroll untuk baca artikel
Example 600x300
Ragam

Pemuda Kampar Soroti Pengelolaan Lahan Agrinas, MHD Sanusi: Harus Transparan dan Pro Rakyat

21
×

Pemuda Kampar Soroti Pengelolaan Lahan Agrinas, MHD Sanusi: Harus Transparan dan Pro Rakyat

Sebarkan artikel ini

REPUBLIKMATA.CO.ID KAMPAR – Rencana Pemerintah Provinsi Riau mengelola lahan perkebunan milik Agrinas melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mulai menuai perhatian dari kalangan pemuda. Salah satunya datang dari Pemuda Kampar, MHD Sanusi.

Sanusi menegaskan bahwa langkah tersebut harus benar-benar berpihak kepada masyarakat, bukan sekadar menjadi proyek elitis yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Example 600x300

“Kalau ini benar dikelola oleh BUMD, maka prinsip utamanya harus transparansi dan keberpihakan kepada masyarakat lokal. Jangan sampai lahan besar tapi manfaatnya tidak dirasakan rakyat,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, peluang pengelolaan lahan sawit oleh daerah memang bisa menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan aspek keadilan sosial, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

“Pemuda Kampar melihat ini sebagai peluang besar, tapi juga berpotensi jadi masalah jika tidak diawasi. Harus jelas skema pengelolaannya, siapa yang terlibat, dan bagaimana pembagian manfaatnya,” lanjutnya.

Sanusi juga mendorong agar Pemprov Riau membuka ruang partisipasi publik, termasuk melibatkan generasi muda dalam pengawasan maupun pengembangan sektor perkebunan tersebut.

“Kita ingin ada keterlibatan pemuda, baik dalam pengawasan maupun dalam penguatan SDM. Jangan hanya jadi penonton di daerah sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, momentum ini seharusnya menjadi titik awal bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sektor perkebunan yang selama ini kerap menimbulkan konflik agraria dan ketimpangan ekonomi.

“Kalau dikelola serius, ini bisa jadi contoh nasional. Tapi kalau tidak, ini hanya akan jadi cerita lama yang berulang,” tutupnya.

Example 600x300
error: Content is protected !!