Scroll untuk baca artikel
Example 600x300
Ragam

Pengerjaan Jalan Menuju Kantor Bupati Kampar Terhenti Diduga Ada Gangguan

142
×

Pengerjaan Jalan Menuju Kantor Bupati Kampar Terhenti Diduga Ada Gangguan

Sebarkan artikel ini

REPULIKMATA.CO.ID, KAMPAR, Pengerjaan pengaspalan jalan menuju kantor Bupati Kampar/jalan Subrantas terhenti pengerjaan nya oleh pihak kontraktor, diduga terhentinya pekerjaan tersebut karena ada gangguan oleh orang.

Menurut pantauan wartawan, Senin pagi (1/12/2025) bahwa dilokasi tidak ada satupun alat berat yang terparkir dilokasi yang sebelum nya 2 alat berat bekerja. Papan proyek masih terpasang utuh dipinggir jalan.

Example 600x300

Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan kepada wartawan dengan tegas mengatakan, Pemerintah/Negara tidak boleh kalah dengan orang atau sekelompok orang menghalangi pembagunan.

Setahu kami, dilokasi pengerjaan pengaspalan jalan menuju kantor Bupati Kampar pada tahun 2024 sudah dilakukan pelebaran jalan dan sekaligus pembuatan turap penahan tebing serta drainase.

Diterangkan lebih lanjut oleh Daulat Panjaitan, disaat pengerjaan proyek tahun 2024 tersebut tidak ada gangguan. Kenapa sekarang ini terjadi gangguan pengerjaan pengaspalan di objek yang sama oleh orang tertentu.

Kami minta kepada Bupati Kampar dan Forkopimda Kampar untuk tidak membiarkan pengerjaan pengaspalan jalan menuju kantor Bupati Kampar terhenti karena ada gangguan.

“Jangan ada istilah, dia yang mengerjakan proyek semua aman dan kalau tidak dia yang mengerjakan proyek dilokasi tersebut tidak aman,” tegas Daulat Panjaitan.

Dikatakan lebih lanjut oleh nya, kita ini negara hukum dan tidak mungkin negara kalah dengan seseorang dan satu keluarga tertentu.

Apalagi tahun 2025 akan berakhir, kalau dibiarkan saja ada gangguan pengerjaan pengaspalan jalan menuju kantor Bupati Kampar dan tidak tertutup kemungkinan proyek tersebut gagal dikerjakan oleh kontraktor, terang Daulat Panjaitan.

Menurut kami, sudah seharusnya proyek tersebut dilanjutkan, kalau ada gangguan Pemerintah daerah bisa minta batuan pemgemanan dari Kepolisian dan TNI. Tidak mungkin proyek gagal karena ada gangguan, kata Daulat Panjaitan. (tim)

Example 600x300
error: Content is protected !!