Republikmata.co.id, Bangkinang – Tumpukan sampah yang menggunung di jalan Lingkar menuju RSUD Bangkinang kembali menuai sorotan masyarakat. Kondisi kumuh yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun itu dinilai mencerminkan lemahnya penanganan kebersihan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar.
Pantauan di lapangan, Rabu (18/2/2026), sampah rumah tangga bercampur kayu dan berbagai limbah terlihat menumpuk di pinggir jalan. Sebagian telah membusuk dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu masyarakat yang melintas menuju rumah sakit daerah.
Ironisnya, lokasi tersebut berada di jalur strategis sekitar 500 meter dari simpang empat Batu Belah menuju pusat Kota Bangkinang serta menjadi akses utama menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
Masyarakat menilai kondisi ini sangat memprihatinkan karena tidak mencerminkan lingkungan yang bersih dan sehat. Persoalan sampah yang terus berulang dinilai menunjukkan belum maksimalnya perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan dasar masyarakat.
Situasi ini juga dinilai tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menangani persoalan sampah secara serius sebagai bagian dari pelayanan publik.
Warga menilai persoalan kebersihan di pusat kota seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Kondisi sampah yang masih menumpuk di jalur menuju rumah sakit disebut menjadi catatan serius bagi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kampar.
Selain merusak pemandangan kota, keberadaan sampah di kawasan tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan lingkungan. Masyarakat berharap pimpinan daerah segera turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah nyata agar persoalan ini tidak terus berulang.
Warga pun meminta pemerintah daerah menunjukkan tindakan konkret, bukan sekadar program di atas kertas, agar wajah Kota Bangkinang dapat kembali bersih dan tertata.















